Trombosit dan Demam Berdarah

Trombosit dan Demam Berdarah-Trombosit merupakan salah satu sel darah yang berperan dalam pembekuan dan proses pembekuan darah. Sel darah ini memiliki bentuk tak beraturan, tidak berwarna, serta tidak berinti. Jumlah trombosit normal menurut kementrian kesehatan Republik Indonesia tahun 2011 ialah 170.000 hingga 380.000 per mm3. Jika jumlah trombosit berada di bawah batas normal, kemungkinan terbesar akan berdampak pendarahan.

Trombosit
Trombosit

Fase dalam Demam Berdarah

Demam berdarah merupakan salah satu penyakit yang seringkali dihubungkan dengan penurunan trombosit. Demam berdarah disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Pada umumnya penderita demam berdarah akan mengalami 3 fase yaitu fase demam, fase kritis, dan fase penyembuhan. Fase demam biasanya dialami selama2 hingga 7 hari, di mana penderita demam berdarah akan mengalami kenaikan suhu badan. Kenaikan suhu badan tersebut dapat mencapai 40° C disertai dengan rasa nyeri pada tubuh, sakit kepala, serta infeksi tenggorokan. Setelah memasuki fase demam, fase kedua setelahnya ialah fase kritis di mana suhu badan penderita akan mengalami penurunan hingga 37° C dan kebanyakan orang mengira suhu tersebut pertanda penderita mulai sehat. Namun, meskipun suhu tubuh penderita menurun, trombosit penderita juga menurun dan dapat mengakibatkan pendarahan, kebocoran pembuluh darah, serta muntah-muntah.

Fase ini merupakan fase paling rentan dan berbahaya, banyak penderita demam berdarah yang mengalami kematian pada fase ini. Oleh karenanya, upaya untuk menaikan trombosit pada penderita demam berdarah sangat penting untuk mencegah resiko kematian penderita demam berdarah. Jika penderita dapat melewati fase kritis, penderita akan memasuki fase penyembuhan yang ditandai dengan trombosit kembali normal. Trombosit dan Demam Berdarah.

Menjaga trombosit tetap normal dan menjaga daya tahan tubuh merupakan hal penting untuk menghindari penyakit demam berdarah. Selain itu, mengkonsumsi vitamin dari bahan alami dan berolah raga secara teratur dapat membantu menjaga tubuh kita tetap sehat.

Share ya 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *